Kajuara, (Kemenag Bone) – MAN 4 Bone turut berpartisipasi dalam pelaksanaan Olimpiade Sains Nasional Tingkat Kabupaten/Kota (OSN-K) jenjang SMA/MA Tahun 2026 yang berlangsung selama dua hari, mulai Kamis hingga Jumat, 18–19 Juni 2026. Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia menggunakan sistem Berbasis Komputer (BK) sesuai jadwal mata pelajaran yang telah ditetapkan.
Sebelum pelaksanaan ujian dimulai, Kepala MAN 4 Bone, Andi Muhammad Irfan, melakukan peninjauan langsung ke ruang pelaksanaan OSN-K untuk memastikan seluruh persiapan berjalan dengan baik. Dalam kesempatan tersebut, beliau juga memantau kesiapan panitia, perangkat komputer, jaringan internet, serta kondisi peserta yang akan mengikuti kompetisi.
Menurut Proktor OSN MAN 4 Bone, Munawir Burhan, seluruh sarana dan prasarana yang dibutuhkan dalam pelaksanaan OSN-K telah siap digunakan. Selain itu, para peserta juga telah hadir dan siap mengikuti kompetisi sesuai jadwal yang telah ditentukan.
“Alhamdulillah, seluruh kelengkapan alat yang digunakan untuk pelaksanaan OSN sudah siap. Begitu pula peserta didik yang akan mengikuti OSN pada hari pertama, semuanya telah hadir dan siap mengikuti ujian,” ujar Munawir Burhan, Kamis (18/6/2026).
Pada hari pertama pelaksanaan OSN-K, MAN 4 Bone mengikutsertakan sebanyak 12 peserta didik yang terbagi dalam empat bidang lomba, yaitu Matematika, Informatika, Geografi, dan Biologi. Para peserta merupakan siswa-siswi terbaik yang telah melalui proses seleksi dan pembinaan di madrasah.
Kepala MAN 4 Bone, Andi Muhammad Irfan, berharap seluruh peserta dapat mengikuti kompetisi dengan baik, menjunjung tinggi kejujuran, serta mampu memberikan hasil terbaik bagi madrasah.
“OSN bukan hanya ajang kompetisi akademik, tetapi juga wadah untuk mengembangkan potensi, kreativitas, dan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Semoga seluruh peserta MAN 4 Bone dapat tampil maksimal dan meraih prestasi yang membanggakan,” harapnya.
Pelaksanaan OSN-K di MAN 4 Bone berlangsung dengan tertib dan lancar. Dukungan dari pihak madrasah, panitia, guru pembina, serta orang tua diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para peserta untuk memberikan performa terbaik dalam ajang kompetisi sains bergengsi tingkat nasional tersebut. (Is/Ahdi)









