Pengawas Madrasah Pantau Pelaksanaan Asesmen Sumatif Akhir Tahun MAN 4 Bone

WhatsApp Image 2026-06-04 at 11.18.43

Kajuara, 4 Juni 2026 — Pengawas Madrasah Kementerian Agama Kabupaten Bone, Murniati, S.Ag., M.Pd., melakukan kunjungan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan Asesmen Sumatif Akhir Tahun (ASAT) Tahun Ajaran 2025/2026 di MAN 4 Bone pada Kamis, 4 Juni 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan pelaksanaan asesmen berjalan sesuai dengan standar operasional prosedur serta prinsip penilaian yang objektif, transparan, dan akuntabel.

Kedatangan Pengawas Madrasah disambut oleh Kepala MAN 4 Bone, Kepala Tata Usaha, para Wakil Kepala Madrasah, serta panitia pelaksana ASAT. Dalam kunjungannya, Murniati, S.Ag., M.Pd. meninjau secara langsung beberapa ruang ujian untuk melihat proses pelaksanaan asesmen yang menggunakan sistem Computer Based Test (CBT) dengan dukungan aplikasi kunci layar guna menjaga keamanan dan integritas ujian.

Selain memantau aktivitas peserta didik selama ujian berlangsung, beliau juga melakukan pengecekan terhadap administrasi pelaksanaan asesmen, kesiapan perangkat, serta mekanisme pengawasan yang diterapkan oleh madrasah. Hal ini dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan asesmen berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Pada kesempatan tersebut, Murniati, S.Ag., M.Pd. juga mengadakan diskusi bersama para guru mata pelajaran terkait penyusunan dan pengembangan kisi-kisi soal Asesmen Sumatif Akhir Tahun. Dalam diskusi tersebut, beliau menekankan pentingnya penyusunan kisi-kisi yang mengacu pada tujuan pembelajaran, capaian pembelajaran, serta indikator kompetensi yang telah diajarkan selama satu semester.

Pengawas Madrasah memberikan berbagai masukan mengenai kualitas instrumen penilaian, kesesuaian tingkat kesukaran soal, serta pentingnya menghadirkan soal-soal yang mampu mengukur kemampuan berpikir kritis, analitis, dan pemecahan masalah peserta didik. Diskusi berlangsung interaktif dengan para guru yang turut menyampaikan pengalaman dan tantangan dalam menyusun soal asesmen berbasis kompetensi.

“Kisi-kisi soal merupakan pedoman penting dalam penyusunan instrumen asesmen. Dengan kisi-kisi yang baik, soal yang dihasilkan akan lebih terarah, valid, dan mampu mengukur kompetensi peserta didik secara tepat. Oleh karena itu, guru perlu memastikan bahwa setiap soal yang dibuat sesuai dengan indikator yang telah ditetapkan,” ujar Murniati, S.Ag., M.Pd. dalam arahannya kepada para guru.

Beliau juga memberikan apresiasi kepada para guru MAN 4 Bone yang telah berupaya menyusun soal-soal asesmen secara sistematis dan sesuai dengan prinsip-prinsip penilaian yang berlaku. Menurutnya, kualitas asesmen yang baik akan memberikan gambaran yang lebih akurat mengenai capaian belajar peserta didik.

Kepala MAN 4 Bone menyampaikan terima kasih atas kunjungan, arahan, dan pembinaan yang diberikan oleh Pengawas Madrasah. Beliau berharap hasil diskusi dan masukan yang diperoleh dapat menjadi bahan evaluasi untuk terus meningkatkan mutu pembelajaran dan sistem penilaian di MAN 4 Bone.

Sebanyak 193 siswa kelas X dan XI mengikuti ASAT tahun ini dengan penuh disiplin dan tanggung jawab. Selama pelaksanaan ujian, para peserta terlihat fokus mengerjakan soal, sementara panitia dan tim teknis terus bersiaga untuk memastikan tidak terjadi kendala yang dapat mengganggu jalannya asesmen.

Melalui kegiatan monitoring dan diskusi akademik ini, diharapkan pelaksanaan Asesmen Sumatif Akhir Tahun di MAN 4 Bone tidak hanya berjalan lancar, tetapi juga mampu menghasilkan instrumen penilaian yang berkualitas sehingga dapat memberikan gambaran yang objektif terhadap capaian kompetensi peserta didik.

MAN 4 Bone — Madrasah, Mandiri dan Berprestasi.